Di hentian ini
Tertinggal dalam kesunyian
Di hentian ini
Bersama bayang menjelma
Kau nyalakan cinta
Terbakar jiwa yang begini
Kau curahkan rasa
Hanyut dilautan api
Sedang aku berkelana
Pahit manis aku rindu
Hingga aku diasyikkan sejuta mimpi
Sebuah mahligai impian
Akan ku turuti
Walaupun aku tak tahu lagi kemana arahnya
Tak ingin aku hancur sendiri dimakan waktu
Kau dimana jua Terdamping didalam hatiku
Kau apa pun kita Tetap di hentian ini
Saturday, 20 August 2011
"Di Penjara Janji"
Hatiku digirisnya lagi
Kali ini lebih dalam dan pedih
Kerna aku sudah berjanji
Dia cinta ku yang terakhir
Sungguh tak pernah ku menduga
Dia akan mengulanginya semula
Namun untuk menodai cinta
Dan membiarkan aku sengsara
Dia tempat ku sandar
Angan ku pendamkan
Satu percintaan
Yang bisa ku jadikan
Tangga-tangga ku ke pintu syurga
Meleraikan rindu
Mengecap bahagia
Yang kerap dimadah
Insan yang murni
Yang dah rasakan cinta
Yang aku... mimpi
Kali ini lebih dalam dan pedih
Kerna aku sudah berjanji
Dia cinta ku yang terakhir
Sungguh tak pernah ku menduga
Dia akan mengulanginya semula
Namun untuk menodai cinta
Dan membiarkan aku sengsara
Dia tempat ku sandar
Angan ku pendamkan
Satu percintaan
Yang bisa ku jadikan
Tangga-tangga ku ke pintu syurga
Meleraikan rindu
Mengecap bahagia
Yang kerap dimadah
Insan yang murni
Yang dah rasakan cinta
Yang aku... mimpi
Wednesday, 6 July 2011
Mentari Merah Di Ufuk Timur
Ada yang tertinggal
Setelah terbenam Mentari
Ada yang tertinggal
Setelah kering air di kali
Alam telah menyakinkan
Kau mesti pergi
Kau mesti
Alam telah menyakinkan
Kau mesti kembali
Bagai yang telah dijanjikan Illahi
Ada yang tertinggal
Setelah musnah semua mimpi
Kekal selamanya
Cintaku dengan cahaya mu
Kekal selamanya
Tetap dalam ingatanku
Lemas dalam rindu
Tenggelam dalam tangisan
Engkau telah pergi
Tapi masih ada...
Yang kau tinggalkan dalam kalbuku
Yang tinggal
Setelah terbenam Mentari
Ada yang tertinggal
Setelah kering air di kali
Alam telah menyakinkan
Kau mesti pergi
Kau mesti
Alam telah menyakinkan
Kau mesti kembali
Bagai yang telah dijanjikan Illahi
Ada yang tertinggal
Setelah musnah semua mimpi
Kekal selamanya
Cintaku dengan cahaya mu
Kekal selamanya
Tetap dalam ingatanku
Lemas dalam rindu
Tenggelam dalam tangisan
Engkau telah pergi
Tapi masih ada...
Yang kau tinggalkan dalam kalbuku
Yang tinggal
Tuesday, 5 July 2011
Gemuruh-Search Dan wings
Di dalam gerimis
Penuh rahmat, dia tersentuh
Cendawan alpa,
Sesegar pagi, yg permai damaikan
Tunggul di pinggir rimba
Lantas mendambarkan
Kisah sempurna Dari jiwa Bakal Surinya
Di dalam kelambu
Menunggumu, dia kesali
Hilang bayangan
Pedoman, ikhtiar dan arah
Persis si buta mendambakan
Hidup sedehana,
Menjamahi Hari hari Mimpi Mimpinya..
Oh sendiri meratapi
Sekalungan sengsara
Dan meratap siksa
Pahit maung madah punjangga
Terbukti kasih
Yg hanya serampang berbisa
Mengukir Gerigis besi kaca
Dan pawaka
Tak tersedar meratapi kepusar keinsanan
Membibitkan titis-titis sepekat warna darah dan dosa
Penuh rahmat, dia tersentuh
Cendawan alpa,
Sesegar pagi, yg permai damaikan
Tunggul di pinggir rimba
Lantas mendambarkan
Kisah sempurna Dari jiwa Bakal Surinya
Di dalam kelambu
Menunggumu, dia kesali
Hilang bayangan
Pedoman, ikhtiar dan arah
Persis si buta mendambakan
Hidup sedehana,
Menjamahi Hari hari Mimpi Mimpinya..
Oh sendiri meratapi
Sekalungan sengsara
Dan meratap siksa
Pahit maung madah punjangga
Terbukti kasih
Yg hanya serampang berbisa
Mengukir Gerigis besi kaca
Dan pawaka
Tak tersedar meratapi kepusar keinsanan
Membibitkan titis-titis sepekat warna darah dan dosa
lagu yang mengegar sepanjang zaman
Sunday, 3 July 2011
Bunga Angkasa-Terrarossa
Merdu irama sang bayu
Tiada seindah wajahmu
Tiada semerdu suara mu
Lembut bayu membelai
Merdu burung berlagu
Tiada selembut belaianmu
Tiada semerdu kau berlagu
Keindahan wajahmu jadi sumber ilhamku
Suara mu yang merdu menghiburkan hatiku
Bertambah cahaya hidupku
Kau janji bersumpah setia
Walaupun ribut melanda kan bersama
Selagi masih ada sinaran mentari
Selagi ada getar di jiwaku
Kan ku korban jiwa raga
Demi cinta untukmu bunga angkas
Subscribe to:
Posts (Atom)